Melalui juru bicaranya, Clara mengaku siap memenuhi panggilan polisi kapanpun juga.
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 Februari 2015 - 19:10 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, Polaris Entertainment mengungkapkan jika pemeriksaan kasus pemalsuan umur Clara ditunda karena kegiatan sang aktris yang saat ini dihentikan. Namun baru-baru ini, mereka menyatakan kasus terhambat karena Clara sulit dihubungi karena status selebritinya.
Kali pertama tuduhan pelecehan seksual dan pemalsuan umur itu mencuat ke publik, begitu banyak tuduhan dan bantahan yang muncul. Sebulan lamanya kasus ini bergulir dan masih belum ada penyelesaiannya.
Juru bicara Clara berusaha menjelaskan perkembangan kasus aktris "Goddess of Marriage" itu. "Polisi tidak pernah meminta kami datang untuk melakukan pemeriksaan. Kami sudah bilang ke polisi beberapa kali bahwa kami pasti akan memenuhi panggilan mereka jika memang dipanggil," jelas perwakilan Clara.
"Kami juga punya rekaman dengan penyidik. Kami tahu pernyataan Polaris Entertainment itu bohong. Tidak ada kesulitan datang ke Korea karena statusnya sebagai selebriti," lanjutnya. "Saat ini dia menyelesaikan syuting terakhirnya di Hongkong. Karena jadwalnya sudah ditentukan, kami akan menyelesaikan pekerjaan disana sebelum pulang ke Korea. Semua jadwal kegiatan setelah itu dibatalkan."
Clara meminta kontraknya dihentikan Polaris Entertainment setelah mengaku mendapat pelecehan seksual sang CEO pada September 2014. Tidak terima, gantian Polaris Entertainment yang menuntutnya pada Oktober 2014.
(wk/)