Rio Dewanto mengungkap kesulitan yang dialaminya saat berperan di film bertema politik ini.
- Tim WowKeren
- Selasa, 17 Februari 2015 - 09:32 WIB
WowKeren - Rio Dewanto bukanlah nama asing di dunia peran Tanah Air. Sukses membintangi puluhan film sejak 2009, Rio kemudian dipercaya berperan dalam proyek barunya di "2014".
Di "2014", Rio berperan sebagai tokoh bernama Satria. Aktor berusia 27 tahun itu mengakui bahwa Satria adalah karakter yang paling sulit yang pernah dimainkannya.
Pasalnya, Satria digambarkan sebagai karakter antagonis yang tak memiliki dialog sedikitpun. Hal tersebut membuat Rio harus memutar otak untuk "menghidupkan" karakternya.
"Jauh lebih susah. Padahal kalau ada dialog karakter lebih hidup," beber Rio di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/2). "Akhirnya aku banyak nonton film aksi. Semoga terasa dinginnya dan jahatnya."
Meski begitu, Rio tetap senang menjalani peran Satria di "2014". Apalagi, dalam film ini Rio beradu akting dengan sang istri, Atiqah Hasiholan.
"Seru, kita sama-sama belajar. Apalagi yang mengerjakan koreo actionnya dari Thailand," tambah Rio. Rio kemudian bercerita tentang film yang merupakan refleksi dunia politik tersebut.
"Ini film fiktif. Tidak ada niat untuk menyindir," tutup Rio. "Aku harap film ini bukan sekadar jadi pembelajaran. Tapi yang tadinya nggak aware bisa lebih membuka diri, karena hidup kita, jujur diatur oleh politik."
Sementara itu, "2014" berkisah tentang persaingan para politikus menduduki kursi kepresidenan. Film yang akan tayang mulai 26 Februari itu, juga dibintangi oleh Donny Damara, Ray Sahetapy dan lainnya.
(wk/)