Yeppy Romero Meninggal Dunia Usai Tampil di Java Jazz 2015
Musik

Salah satu musisi lawas dan juga pengurus gelaran Java Jazz 2015 terkena serangan jantung setelah tampil di hari kedua.

WowKeren - Di tengah euforia kemeriahan gelaran Java Jazz Festival 2015, terselip kabar duka dari seorang musisi jazz lawas, Yeppy Romero. Penyanyi asal Batak tersebut meninggal dunia setelah tampil menghibur di panggung Java Jazz, Sabtu (7/8).

Menurut keterangan pihak keluarga, musisi berusia 50 tahun tersebut terkena serangan jantung saat turun panggung dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun sayangnya, nyawanya tidak bisa tertolong saat dalam perjalanan.

"Meninggal di jalan ketika akan dibawa ke Rumah Sakit PGI Cikini," ujar Pradhivi Moningka, Senin (9/3). "Rencananya dikuburkan hari ini di Cibubur."


Yeppy merupakan salah satu pengurus acara Java Jazz. Musisi yang juga dikenal sebagai Yeppy Pangaribuan ini tercatat pernah menjadi Assistant to Chairman of Java Jazz Festival Musical Instrument (2005-2008) dan juga koordinator lapangan Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) pada tahun 1991-1995.

Selain itu, Yeppy juga pernah meraih sertifikat MURI (Museum Rekor Indonesia) pada Maret 2008 untuk permainan gitar selama 10 jam non stop. Dia membawakan 150 lagu dalam empat bahasa dan 10 genre musik. Serta kolaborasi dengan 100 pemusik papan atas Indonesia.

Untuk memberikan penghormatan terakhir, akun resmi JJF di sosial media juga memberikan ucapan bela sungkawa. "Keluarga besar @JavaFestPro turut berduka atas meninggalnya salah satu musisi yang perform di#JJF2015 kemarin, @YeppyRomero. Rest in peace," tulis akun @JavaJazzFest.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!