Diplo mengaku ia mendapatkan serangan bertubi-tubi dari Swifties dan menyesal karena sempat mengejek pantat Taylor.
- Tim WowKeren
- Kamis, 19 Maret 2015 - 17:11 WIB
WowKeren - Diplo sempat menghebohkan media sosial setelah secara terang-terangan mengejek pantat Taylor Swift di Twitter pada akhir tahun lalu. Kini, DJ yang pernah berkolaborasi dengan CL 2NE1 itu pun mengaku menyesal karena mendapatkan serangan bertubi-tubi dari Swifties (sebutan fans Taylor).
Ayah satu anak tersebut bahkan membandingkan penggemar Taylor dengan pasukan militer pimpinan Kim Jong Un. Hal ini diungkapkan langsung oleh Diplo dalam wawancaranya dengan majalah GQStyle.
"(Swifties) itu seperti pasukan militer yang lebih parah dari Korea Utara," katanya. "Yang aku tahu, jangan pernah membuat masalah lagi dengan Taylor Swift. Ia punya 50 juta orang yang berani mati untuknya."
Saat itu, Diplo menyebut mantan kekasih Harry Styles ini tak punya pantat. Ia juga mengajak para follower-nya untuk membuat sebuah petisi penggalangan dana untuk membiayai operasi Taylor. Kini, DJ berusia 36 tahun itu pun menganggap insiden tersebut adalah salah satu kesalahan terbesar dalam karir bermusiknya.
"Kau tak bisa masuk dalam arena tersebut. Insiden itu adalah sesuatu yang tak pernah kupersiapkan sebelumnya," pungkasnya. "Salah satu kesalahan terbesar dalam karir musikku adalah berbuat macam-macam pada Taylor Swift."
Kini, Diplo dan Taylor telah kembali berdamai. Keduanya sepakat untuk mengakhiri perseteruan terkait pantat tersebut.
(wk/)