Fachrizal berharap ada dukungan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 April 2015 - 07:49 WIB
WowKeren - Kelompok mahasiswa pencinta alam di kota Medan baru-baru ini membuat terobosan baru. Pasalnya, mereka berhasil menyulap sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Minyak ini nantinya dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak dan penerangan saat kamping atau berkemah.
Meskipun masih belum sempurna, namun hasil karya tersebut telah berhasil menyumbang energi baru untuk bumi. Sampah plastik memang bukan hal yang sulit ditemukan oleh para mahasiswa ini. Karena itulah sampah plastik yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam ketel atau tabung yang terbuat dari kaleng bekas.
Kemudian, plastik dipadatkan sampai isi di dalamnya benar-benar penuh. Proses selanjutnya yakni memanaskan hingga suhu 300 derajat Celcius. Setelah satu jam pemanasan, maka lelehan plastik di dalam ketel mulai menguap.
Uap panas tersebut berubah menjadi cairan minyak melewati proses pendinginan. Untuk membuktikan hasil penyulingan minyak, salah seorang mahasiswa menyulutkan api di ujung pipa. Nyala api yang sangat merah membuktikan bahwa minyak yang dihasilkan dari penyulingan masih membutuhkan proses pemurnian kembali.
"Sejak 1,5 tahun terakhir ini anggota kelompok mapala selalu membawa minyak sulingan dari sampah untuk kamping," kata salah seorang anggota mahasiswa pencinta alam, Fachrizal. "Kami berharap ada dukungan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk memurnikan minyak plastik ini menjadi minyak tanah atau bahkan pengganti premium."
(wk/)