Banyak pihak yang mengkritik adanya acara pesta bikini yang diadakan oleh anak SMA di Jakarta.
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 April 2015 - 10:04 WIB
WowKeren - Kabar mengenai adanya undangan pesta berbikini untuk anak SMA yang telah mengikuti ujian nasional sangat mengejutkan publik. Bahkan, undangan tersebut sampai tersebar di YouTube. Hal ini tentunya sangat miris mengingat anak SMA sudah diajak untuk ikut-ikutan pesta seperti itu.
Berbagai pandangan negatif pun bermunculan terkait undangan tersebut. Banyak pihak yang mengkritik diadakannya acara ini. Lantas, siapakah yang patut disalahkan jika anak SMA ikut-ikutan menggelar acara tersebut?
Menariknya, pengamat pendidikan Darmanityas menganggap bahwa pesta seperti itu justru merupakan hal yang wajar terjadi di Jakarta. "Itu hal yang wajar menurut saya. Secara metropolitan wajar lah, kan banyak fasilitas memadai di Jakarta. Kalau diadakan di daerah baru hal yang tidak wajar," katanya saat dikutip dari Merdeka.
"Saya menduga kasus ini mungkin bukan yang pertama kali terjadi, hanya baru ini saja yang terungkap. Sebelumnya pasti pernah terjadi juga, namun tidak terungkap," imbuhnya. Meskipun demikian, Darmanityas cukup menyayangkan jika pelajar ikut-ikutan acara tersebut. Menurutnya, pelajar yang cerdas tentu tidak akan mengikuti kegiatan ini.
"Lagi pelajarnya kan belum ada kelulusan, kok sudah mau pesta? Kalau pelajar yang cerdas tentu tidak akan melakukan itu karena ujian saja belum lulus kenapa harus pesta?" ujarnya. "Pesta itu untuk merayakan suatu kemenangan."
Sementara itu, pihak Event Organizer Divine Production membantah jika acara "Good Bye UN Pool Party Splash After Class" yang digelar di Pool Area The Media Hotel and Tower mengenakan kostum bikini. Menurutnya, pemberitaan media terlalu membesar-besarkan dan tidak berdasar pada fakta yang benar.
Kini, event tersebut telah resmi dibatalkan. Pihak EO Divine Production akan mengirim surat permohonan maaf untuk sekolah-sekolah yang namanya telah tercantum di undangan acara tersebut.
(wk/)