Apa hubungan seragam pramuka dengan insiden air keras yang dialami Fabioli?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 20 Juni 2015 - 12:58 WIB
WowKeren - Bintang sinetron "Bunga Malam", Fabioli de Oliviera, masih merasa trauma dengan insiden penyiraman air keras yang ia alami, awal tahun ini. Diakui Fabioli, ia tak hanya takut mengalami kebutaan dan khawatir wajahnya rusak, tetapi juga trauma memakai seragam pramuka.
"Trauma banget. Traumalah apalagi muka. Aduh bakal nggak bisa balik lagi nih. Mau mandi pun susah," ujarnya di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (19/6). "Setiap Rabu pasti nangis, pake baju pramuka takut, karena saat disiram aku pake baju pramuka."
Fabioli menambahkan kalau keluarganya butuh biaya sekitar Rp 70 juta demi mengoperasi wajah dan bagian kuping. "Di rumah sakit 2 minggu, di rumah 1 bulan lebih nggak bisa ngapa-ngapain. Tidur juga susah harus ke kiri terus. Kuping sampai sekarang masih sakit, suka nyut-nyut," lanjutnya.
Saat ini, polisi belum juga menangkap pelaku yang menyiram air keras padanya. Fabioli menduga kalau pelaku adalah pria yang sudah mengenalnya.
"Aku yakin pasti dia kenal aku. Soalnya dia tahu kapan aku pulang sekolah, sekolah di mana. Sudah diintai juga," serunya. "Diintai satu minggu. Dia sudah sering ikutin. Sebelum kejadian dia (pelaku) mepet-mepet motor teman aku biar aku jatuh. Cuma aku sama temen nggak jatuh, terus dia ngebut putar balik lagi."
(wk/)