Kampanye #DontJudgeChallenge sebenarnya dimaksudkan untuk menghentikan cyber bullying yang sering terjadi di media sosial.
- Tim WowKeren
- Kamis, 16 Juli 2015 - 08:29 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Twitter dan Instagram tengah diramaikan dengan sebuah kampanye yang digambarkan lewat hashtag #DontJudgeChallenge. Banyak netter yang turut serta berpartisipasi dengan mengunggah video selfie mereka saat tampil jelek.
Bahkan ada yang menyambungkan alisnya dan memenuhi wajahnya dengan jerawat. Ada pula yang sengaja membuat rambutnya jadi berantakan serta mengenakan kacamata super tebal.
#dontjudgechallange bc i like being basic ��¢ï¿½ï¿½��¯��¸ï¿½��°ï¿½ï¿½ï¿½ @hkubiniec pic.twitter.com/eVG8LmlZ5U
— Anady (@KennedyCandacee) July 15, 2015
I tried ��°ï¿½ï¿½ï¿½��°ï¿½ï¿½ï¿½��°ï¿½ï¿½ï¿½ #dontjudgechallange pic.twitter.com/91cLM3Nq4y
— kayla ��¢ï¿½ï¿½ (@alyakotos) July 15, 2015
#dontjudgechallange this isn't to hurt anyone's feelings, so ENJOY:)) pic.twitter.com/HHMDyRE2jQ
— Susssers (@Susana_926) July 15, 2015
Ada yang menganggap #DontJudgeChallenge sebagai sebuah aksi yang kurang pantas dilakukan. Netter yang kontra berdalih jika aksi tersebut adalah sebuah penghinaan terhadap mereka yang memiliki jerawat serta berkacamata tebal.
"Berhenti melakukan #DontJudgeChallenge! Ini sungguh hal yang bodoh," kata seorang netter. "#DontJudgeChallenge benar-benar menjijikkan. Kalian membuat orang yang memiliki jerawat dan menggunakan kacamata sebagai lelucon," sambung yang lain.
(wk/)