Mereka dianggap melanggar ideologi pokok sosialis yang diterapkan Partai Komunis Tiongkok.
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Juli 2015 - 18:14 WIB
WowKeren - Belum lama ini, netter Tiongkok dihebohkan dengan video seks yang dibuat di dalam kamar ganti toko pakaian Uniqlo. Untuk itu, pihak berwajib telah menahan lima orang tersangka.
Pasangan yang melakukan perbuatan tersebut ikut dipolisikan. Mereka dianggap melanggar ideologi pokok sosialis yang diterapkan Partai Komunis Tiongkok.
"Baik pria dan wanita itu sama-sama bersalah, ruang ganti ditujukan untuk memberikan privasi bagi pengguna, namun tetap dikategorikan sebagai tempat umum," demikian terang pengacara Liu Ning. "Perbuatan seperti ini jelas tidak tepat dan berpotensi melanggar peraturan keamanan publik."
Video telah mengunggah rasa marah pemerintah Tiongkok. Lembaga Regulasi Online China (CAC) mengecam video yang menyebar cepat layaknya virus ini.
Kini, banyak orang masuk ke toko Uniqlo Beijing hanya untuk selfie dengan gaya yang sama yang dilakukan pasangan yang bercinta itu. Bahkan, kaos-kaos bergambarkan screenshot pasangan yang muncul dalam video itu bisa dibeli di toko pakaian online.
Untuk saat ini, polisi masih mencari pelaku yang mengunggah video seks itu di dunia maya. Mereka juga mencurigai bahwa video itu merupakan bagian dari strategi pemasaran Uniqlo.
Di sisi lain, manajemen Uniqlo membantah pihaknya terlibat. Namun jika sangkaan polisi benar bahwa video itu diunggah untuk meningkatkan penjualan toko, maka izin bisnis Uniqlo akan dicabut dan mereka harus membayar 200.000-1 juta yuan (sekitar Rp 440 juta- Rp 2,21 miliar).
(wk/)