Demi mendalami peran yang dimainkannya, Whulan sempat melakukan observasi dengan beberapa PSK.
- Tim WowKeren
- Jumat, 07 Agustus 2015 - 10:11 WIB
WowKeren - Sempat menyandang gelar Putri Indonesia 2013, tentu tidak banyak yang mendukung langkah Whulandary Herman berperan sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Seperti yang diketahui, dalam film "Bidadari Terakhir", Whulan berperan sebagai gadis yang terpaksa menjadi PSK demi menghidupi keluarganya.
Film "Bidadari Terakhir" diangkat dari buku karya Agnes Davonar. Sebagai pemain film baru, tentu saja Whulan mendapatkan banyak tantangan. Ia bahkan baru menerima tawaran peran tersebut setelah dua bulan.
"Ada banyak tantangan ketika bermain dalam film 'Bidadari Terakhir', kan film pertamaku," kata Whulan saat ditemui pada Kamis (6/8) lalu di kawasan Jakarta Selatan. "Tidak banyak yang mendukung karena aku sempat jadi Putri Indonesia. Nenekku nggak begitu seneng, tapi ini adalah keputusanku sama mama."
Demi mendalami karakter, Whulan harus membaca novel tersebut hingga tiga kali. Ia juga sempat melakukan observasi di lokalisasi dan membayar PSK untuk menceritakan pengalaman mereka.
Rupanya, artis berusia 26 tahun itu memiliki pendapat sendiri tentang pekerjaan PSK. "PSK itu adalah keputusan hidup dan tiap orang memiliki hak untuk memilih," lanjutnya. "Aku nggak bilang kalau pekerjaan itu pilihan yang salah, tapi menurutku ada pekerjaan lain yang lebih halal dan bisa diterima."
Sementara itu, film "Bidadari Terakhir" menceritakan tentang tentang Raysa (Maxime Bouttier) yang jatuh cinta pada seorang PSK bernama Eva (Whulandary Herman). Meski Eva berprofesi sebagai PSK, cinta Rasya tulus dan tak didasarkan oleh nafsu.
Selain Whulan dan Maxime, film garapan sutradara Awi Suryadi ini juga dibintangi oleh Stella Cornelia, Julian Jacob dan Meirayni Fauziah. Rencananya, film tersebut akan dirilis pada 10 September 2015 mendatang.
Ingin tahu bagaimana aksi Whulan berperan sebagai PSK? Yuk, intip di video trailer film "Bidadari Terakhir" berikut ini:
(wk/)