Banyaknya karyawan yang hengkang dari Twitter dinilai sebagai peringatan keras bagi situs microblogging ini.
- Tim WowKeren
- Minggu, 09 Agustus 2015 - 12:59 WIB
WowKeren - Twitter diberitakan mengalami penurunan pengguna dalam 2 tahun terakhir ini. CEO baru Twitter, Jack Dorsey, pun diminta bisa memperbaiki dan meningkatkan kembali denyut nadi perusahaan situs microblogging tersebut.
Salah satunya adalah dengan memberikan insentif atau penawaran baru bagi karyawannya yang ingin berpindah ke perusahaan lainnya. Para pemegang saham juga disebut-sebut tidak puas dengan kinerja perusahaan.
Sebelumnya, beberapa sumber internal Twitter mengungkapkan jika tingkat semangat karyawan di Twitter sangat rendah. Para karyawan jejaring sosial asal Amerika Serikat itu berpikir bahwa mereka tidak memiliki masa depan yang jelas di sana, sehingga banyak di antaranya yang memutuskan untuk hengkang ke perusahaan lain seperti Facebook atau Google.
Banyaknya karyawan yang ingin pergi dianggap merupakan kerugian besar untuk Twitter, mengingat Google, Facebook, dan perusahaan Silicon Valley lainnya tampaknya akan membuka pintu lebar-lebar untuk para karyawan yang ingin hengkang dari Twitter.
(wk/)