Film yang disutradarai Karan Johar ini laris manis saat pertama kali ditayangkan pada tahun 2009 silam.
- Tim WowKeren
- Senin, 10 Agustus 2015 - 10:35 WIB
WowKeren - Film lawas yang dibintangi Shahrukh Khan dan Kajol, "My Name Is Khan", memang mengangkat kisah yang mengagumkan. Bahkan, meski sudah dirilis sejak 2009 silam, film ini masih mendapat pujian dan apresiasi yang tinggi dari novelis ternama asal Brasil, Paulo Coelho.
Pujian tersebut disampaikan Paulo melalui status di akun Twitternya. Tak hanya itu, Paulo bahkan me-mention akun Shahrukh Khan dan sang sutradara, Karan Johar.
"'My Name Is Khan' adalah film terbaik yang aku tonton tahun ini," tulis Paulo. "Selamat untuk Karan Johar dan Shahrukh Khan, aku harap bisa menyaksikan film terbaikmu lagi di Eropa. Aku sudah menunggu selama 6 tahun untuk melihat ini."
Melihat filmnya diapresiasi penulis novel terkenal, baik Karan maupun Shahrukh Khan lantas berterima kasih dan membalas tweet Paulo. Shahrukh Khan bahkan meminta alamat sang novelis dan berjanji mengirimkan banyak film.
"Sebuah kehormatan (menerima apresiasi darimu), Tuan, terima kasih banyak," tulis Karan. "Beri aku alamatmu, Tuan, aku akan mengirim banyak film yang telah kami rilis. Tuhan menyertaimu, terima kasih," ucap SRK.
Sementara itu, "My Name Is Khan" bercerita tentang Rizwan Khan (Shahrukh Khan), seorang Muslim dari Mumbai Borivali yang menderita sindrom Asperger, sebuah bentuk autisme yang sulit untuk bersosialisasi. Rizwan kemudian menikahi seorang janda Hindu satu anak, Mandira (Kajol), di San Francisco.
Suatu hari, Rizwan ditahan oleh pihak berwenang di LAX karena perilaku cacatnya dianggap mencurigakan. Dalam tahanan, ia bertemu Radha (Sheetal Menon), seorang terapis yang membantunya mengatasi situasi dan penderitaan. Rizwan kemudian memulai perjalanan untuk bertemu Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, guna membersihkan namanya.
(wk/)