The Jessica Simpson Collection, perusahaan milik Jessica Simpson, mengundang permasalahan hukum.
- Tim WowKeren
- Kamis, 13 Agustus 2015 - 07:12 WIB
WowKeren - Perusahaan milik Jessica Simpson, The Jessica Simpson Collection, yang pada bulan April lalu telah dijual kepada pimpinan Sequential Brands Group kini mengundang masalah hukum. Perusahaan tersebut menjual berbagai produk pakaian, aksesoris dan parfum.
Kasus hukum tersebut melibatkan Ayah Jessica Simpson, Joe Simpson, dengan eksekutif bisnis California bernama Jeffrey Bowler. Jeffrey Bowler mengklaim bahwa Joe berhutang 7,5 juta Poundsterling, yaitu sekitar Rp 160 miliar. Jumlah itu dinilai sebagai hutang komisi penjualan yang dijanjikan ayah Jessica Simpson padanya.
Dilansir TMZ.com, Joe mengatakan bahwa Jeffrey sedang mencoba untuk memeras keluarga Simpson. Mereka yakin Jeffrey tidak harus menerima komisi, karena dia tidak memiliki bagian dalam negosiasi penjualan perusahaan milik Jessica tersebut.
Pihak keluarga Jessica hanya menyampaikan sebuah pernyataan melalui pengacara mereka. "Tidak pernah bertemu dengan Jeffrey dan dia (Jessica) juga tidak pernah bertransaksi apapun dengannya (Jeffrey Bowler), " jelas pengacara Jessica.
(wk/)