Selain itu, Go-Jek juga mengklaim pihaknya berkontribusi dalam menurunkan macet terutama di Jakarta.
- Tim WowKeren
- Jumat, 14 Agustus 2015 - 19:18 WIB
WowKeren - Adanya Go-Jek telah menjadi pengganti kendaraan kala kemacetan di kota-kota besar Indonesia semakin menggila. CEO Go-Jek Nadiem Makarim bahkan menyatakan bahwa kesuksesan aplikasi sewa ojeknya mampu menafkahi 30 ribu orang.
Hal tersebut ia ungkapkan di sela perekrutan massal calon driver Go-Jek di Hall A, Senayan, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2015. Menurut Nadiem, Go-Jek telah menurunkan tingkat kemacetan di Jakarta sebanyak 10 persen.
"Kita akan menafkahi lebih dari 30 ribu rumah tangga," katanya. "Go-Jek berkontribusi besar dalam menurunkan tingkat kemacetan ibu kota. Go-Jek menurunkan 10 persen kemacetan karena banyak yang sudah tidak menggunakan mobil pribadinya."
Lebih lanjut Nadiem menyatakan bahwa kemacetan di kota besar Indonesia adalah karena tingginya volume mobil yang tak seimbang dengan ruas jalan. "Kemacetan itu disebabkan oleh banyaknya mobil. Jangan salah, kota di mana pun secara matematis, ruas jalan dengan ukuran badan kendaraan (mobil)," ujar alumnus Harvard University ini.
Nadiem juga berharap pemerintah akan memberikan dukungan dengan mengadopsi transportasi ojek berbahan listrik. Dengan begini, ada dua masalah yang bisa diatasi dalam satu waktu. "Pertama, masalah kemacetan dan kedua polusi. Itu akan menjadi fakta," pungkasnya.
(wk/)