Tae Hyun yang terkejut berniat untuk segera menelepon Kepala Lee, namun ia mengurungkan niatnya karena mendengar perkataan Yeo Jin.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Agustus 2015 - 18:46 WIB
WowKeren - Episode terbaru "Yongpalyi" dibuka dengan sebuah telepon masuk yang tiba-tiba saja diterima oleh Kim Tae Hyun (Joo Won). Ternyata, telepon itu merupakan peringatan dari rentenir agar dirinya segera membayar hutang. Tae Hyun yang sedang kesulitan dengan kondisinya saat ini pun hanya bisa meminta tambahan waktu kepada rentenir tersebut untuk membayar hutang.
Namun, betapa terkejutnya Tae Hyun saat mengetahui Han Yeo Jin (Kim Tae Hee) bangun dan berbicara padanya. "Haruskah aku memberikanmu uang? Ah, mungkin pertanyaanku salah. Haruskah aku menyelamatkan adikmu?" ucapnya. Tae Hyun yang terkejut berniat untuk segera menelepon Kepala Lee, namun ia mengurungkan niatnya karena mendengar perkataan Yeo Jin.
"Jika kau menekan tombol itu, maka kau tidak akan mendapatkan uang dan juga menyelamatkan adikmu. Pikirkan itu dengan hati-hati dan bangunkan aku," kata Yeo Jin sebelum menutup matanya lagi. Tak lama, Tae Hyun pun meninggalkan ruangan Yeo Jin dan mengunjungi bos preman bernama Doo Cheul yang sempat ditolongnya saat tertembak polisi. Rupanya Doo Cheul membawa kabar baik kepada Tae Hyun.
Ia menunjukkan sebuah koran dengan nama aktor Cha Seo Hoon yang ditangkap polisi karena melakukan perjudian. Baru saja mendapatkan kabar baik, Tae Hyun justru harus dihadapkan dengan semakin memburuknya kondisi kesehatan adiknya, Kim So Hyun. Dokter mengatakan padanya bahwa So Hyun memiliki gejala Uremia sehingga membuatnya tak bisa merespon obat-obatan yang diberikan dokter untuknya. Dokter mendiagnosa bahwa waktu hidup So Hyun hanya tinggal satu sampai dua bulan saja.
Saat Tae Hyun sedang bersedih memikirkan kondisi So Hyun yang kian memburuk, Cynthia datang ke ruangannya. Ia mengatakan ada kabar baik dari Amerika. "Pasien ini memiliki kesempatan. Ya, sistem kekebalan tubuhnya berubah. Jadi dia bisa melakukan operasi untuk mentransfer sistem kekebalan antibodi. Mereka mempunyai donor yang cocok dan banyak di Amerika," tuturnya.
Tae Hyun yang bahagia mendengar kabar ini langsung memeluk Cynthia. Cynthia yang terkejut dengan pelukan tiba-tiba dari Tae Hyun pun hanya terdiam. Ia kemudian bertanya pada Cynthia berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk operasi kekebalan antibodi So Hyun. Tae Hyun langsung terdiam saat mendengar Cynthia mengatakan bahwa operasi tersebut membutuhkan biaya sekitar USD 1,5 juta atau setara dengan 2 miliar Won.
Sementara itu, Tae Hyun kembali mengunjungi ruangan Yeo Jin. Ia berniat untuk membangunkan Yeo Jin dan menerima tawaran yang diberikan padanya agar bisa menolong So Hyun serta membiayai operasinya. Namun, Tae Hyun hampir saja ketahuan suster Hwang yang menjaga Yeo Jin karena laporan kondisi Yeo Jin yang langsung tersambung ke handphone suster tersebut. Untungnya Tae Hyun berhasil mengatasi keadaan tersebut dengan berpura-pura tidur siang di ruangan Yeo Jin.
"Hei, bangun. Apa kau tidak tahu ruangan apa ini?" ujar suster tersebut. "Ada apa? Aku sangat lelah karena menerima panggilan keluar tadi malam. Apa aku tidak boleh sekedar untuk istirahat tidur siang di tempat ini? Tempat ini begitu sepi dan tenang," jawab Tae Hyun. "Ah aku mungin tidak boleh melakukan hal tersebut di tempat ini, di mana ada adegan kriminal seseorang yang terkunci dan terpaksa ditidurkan?"
Suster Hwang berniat untuk melaporkan kejadian ini kepada Direktur. Namun, ia mengurungkan niatnya karena mendengar ancaman Tae Hyun. "Kenapa? Kau ingin melaporkannya pada Kepala Lee? Atau kepada orang yang lebih tinggi, Direktur? Kalau kau melaporkannya jangan lupa katakan juga kalau pekan lalu kau membuat nona Young Ae terbangun dan hampir melakukan bunuh diri. Kalau kau meninggalkan ruangan ini, jangan lupa untuk mematikan lampu," kata Tae Hyun sambil menutup matanya dan kembali tidur.
Setelah suster tersebut pergi, Yeo Jin membuka matanya. Tae Hyun bertanya kepadanya apa yang ia inginkan darinya. Yeo Jin justru mengatakan bahwa seharusnya ia lah orang yang menanyakan pertanyaan ini pada Yeo Jin. "Katakan padaku apa yang kau mau. Uang untuk perawatan adikmu? Baik, handphone," kata Yeo Jin.
Yeo Jin pun akhirnya menelepon ke Swiss dan meminta orang kepercayaannya di sana untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening Tae Hyun. Kendati demikian, Tae Hyun belum bisa mencairkan uang yang ditransfer olehnya jika Yeo Jin masih tertidur di rumah sakit ini. Sehingga keduanya pun melakukan kesepakatan. So Hyun baru akan bisa mendapatkan perawatan setelah dirinya pergi dari rumah sakit.
Sementara itu, Presiden Go dan para pemegang saham telah mengajukan pembatalan larangan kunjungan untuk Yeo Jin ke pengadilan. Mereka ingin agar siapa saja bisa bebas mengunjungi dan memantau kesehatan Yeo Jin. Han Do Joo, kakak Yeo Jin, yang mendengar hal ini langsung memerintahkan agar Yeo Jin segera dibunuh dalam waktu kurang dari 48 jam. Ia tak ingin adiknya bangun dan mengancam posisinya nanti.
Chae Yeong (istri Han Do Joo) juga mendengar hal tersebut hasil dari menguping pembicaraan suaminya dengan sang sekretaris. Ia pun kemudian bertemu dengan Presiden Go untuk memintanya membatalkan perintah pengadilan dalam waktu 48 jam karena hal itu dapat mengancam nyawa Yeo Jin. Presiden Go yang tak berniat membatalkan perintah pengadilan justru menyuruh orang suruhannya untuk membunuh Chae Yeong.
Yeo Jin sendiri bisa dengan mudah tersadar karena Tae Hyun telah mengurangi dosis obat biusnya. Karena itulah ia menggoda perawat Hwang dengan terus menerus mengarahkan tangannya ke arah sensor sehingga membuat suster tersebut bolak-balik ke ruangan Yeo Jin. Cara ini dilakukan Yeo Jin agar Kepala Lee membuat perawat Hwang istirahat sejenak dan ia bisa terbebas sebentar dari perawat tersebut.
"Wah, kau bisa dengan mudah membuat orang normal menjadi gila hanya dengan melakukan hal tersebut," ucap Tae Hyun takjub. "Apa? Orang normal? Dia adalah wanita yang benar-benar gila. Kau akan terkejut saat mengetahui apa yang telah ia lakukan padaku. Dia memperlakukanku seperti boneka mainannya," jawab Yeo Jin dingin. "Jangan lupa bahwa adikmu tak akan bisa selamat tanpa bantuanku."
"Dan jangan lupa bahwa aku adalah orang yang menyediakan sebuah perahu agar kau bisa keluar dari tempat ini. Bukan hanya perahu, melainkan sebuah kapal pesiar," ucap Tae Hyun tak mau kalah. Keduanya pun kembali mengobrol mengenai kehidupan masing-masing. Karena sama-sama mengakui tak memiliki teman, Tae Hyun tiba-tiba meminta pada Yeo Jin untuk menjadi temannya.
Selain itu, ia juga akan membantu Yeo Jin untuk mulai melakukan terapi keesokan harinya. Awalnya, Yeo Jin sempat menolak melakukan terap di ruangannya. Ia ingin melakukan terapi di rumah setelah dirinya berhasil ke luar dari rumah sakit. "Kau tidak akan bisa melakukan hal itu. Karena kau tidak akan bisa berjalan ke perusahaanmu jika tidak mulai melakukan terapi di tempat ini," katanya.
"Aku akan membantumu. Aku sudah memikirkan cara bagaimana agar kau bisa kembali ke perusahaanmu," sambungnya. Sementara itu, perawat Hwang yang masih penasaran dengan apa yang terjadi padanya hari ini memutuskan untuk kembali ke rumah sakit untuk sekali lagi mengecek keadaan Yeo Jin. Betapa terkejutnya ia saat melihat Yeo Jin sedang duduk dan mengobrol dengan Tae Hyun.
(wk/)