Pelaku Penembakan Dua Jurnalis di Virginia Akhirnya Ditemukan Bunuh Diri
Nasional

Dua jurnalis yang sedang melakukan siaran langsung tiba-tiba tewas tertembak mati.

WowKeren - Reporter TV WDBJ7, Alison Parker dan juru kamera Adam Ward harus meregang nyawa saat sedang bertugas melakukan siaran langsung program berita pagi. Seorang pria tak dikenal tiba-tiba saja berjalan mendekat dan menodongkan pistol ke arah mereka.

Dalam aksi kejar-kejaran dengan polisi, pelaku melarikan diri dengan mobil Ford Mustang berwarna abu-abu produksi tahun 2009. Namun aksi tersebut tak berlangsung lama karena pelaku berhasil dikepung di Interstate 66.

Dilansir dari CNN, Kamis (27/8), pria yang teridentifikasi bernama Vester Flanagan kemudian menembakkan pistol ke arahnya sendiri. Vester atau yang biasanya memakai nama Bryce Williams dalam setiap siaran langsung merupakan mantan jurnalis di stasiun TV WDBJ7 yang dipecat tanpa alasan yang jelas.


Setelah dua jam peristiwa penembakan tersebut, 23 halaman faks diterima oleh kantor berita ABC di New York atas nama Bryce Williams. Dalam faks tersebut, Bryce mengatakan bahwa penembakan gereja Charleston di Carolina Selatan Juni lalu membuatnya marah karena merasa mengalami diskriminasi sosial.

"Banyak dari Anda mendapatkan banyak korespondensi, email yang dikirim keluar. Hal ini jelas bahwa pria ini terganggu dalam beberapa hal," ujar Sheriff Bill Overton dari Franklin Country. "Di beberapa titik dalam hidupnya beberapa hal jadi tak terkendali."

Tak hanya itu saja, dua buah video juga ditemukan dalam akun Twitter Bryce yang menampilkan peristiwa pembunuhan tersebut. Namun, setelah kicauan tersebut ramai diberitakan, baik akun Twitter maupun Facebook milik pelaku akhirnya diblokir.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!