Wozniak yang saat itu masih duduk di kelas 12 ditahan akibat membawa metronom yang berdenting mirip bom.
- Tim WowKeren
- Jumat, 18 September 2015 - 07:58 WIB
WowKeren - Media dan perusahaan teknologi Amerika Serikat bahkan hingga Presiden Barack Obama telah mengabarkan kisah Ahmed Mohamed yang ditangkap karena dikira membuat bom. Namun rupanya kisah serupa pernah dialami pendiri Apple, Steve Wozniak.
Namun berbeda dengan Ahmed, Wozniak yang saat itu masih duduk di kelas 12 tidak ditahan akibat membuat sebuah jam digital, melainkan sebuah metronom elektronik. Metronom sendiri adalah alat yang digunakan untuk penanda tempo alat musik.
Wozniak yang jahil menyadari bahwa metronomnya punya suara denting yang mirip dengan bom. Ia kemudian melekatkan baterai besar pada metronom dengan selotip sehingga tampilannya benar-benar mirip seperti bom.
Agar lebih meyakinkan, Wozniak menaruh "bomnya" di loker dan mengatur agar bunyinya lebih keras saat loker dibuka. Akibatnya, Wozniak harus rela dipanggil kepala sekolah dan mendekam di bui selama semalam.
Saat berada di penjara, sahabat Steve Jobs ini rupanya juga masih jahil. Dia mengajari tahanan lain untuk memutus kabel kipas angin dan menyambungnya ke jeruji besi supaya penjaga yang membuka sel kesetrum.
"Dari orang paling kratif di industri teknologi tinggi, kubilang kenakalan kecil jadi bahan penting untuk pemikiran kreatif," tulis Wozniak. Ia juga menyebut Ahmed sebagai "pahlawan modern" terkait pengalaman yang dialaminya kemarin.
(wk/)