SM menggugat Tao karena dirasa melakukan tindakan ilegal dengan merilis album di Tiongkok.
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 September 2015 - 14:22 WIB
WowKeren - Masalah antara Tao dan SM Entertainment tampaknya akan terus bertambah. Saat ini, member yang statusnya masih tak jelas di EXO itu mendapat gugatan balik dari agensi yang telah membesarkan namanya tersebut.
Gugatan tersebut dilayangkan karena Tao dianggap mempromosikan album solo terbarunya secara ilegal di negara asalnya itu. Pihak SM telah resmi menulis gugatan ke Pengadilan Pusat Beijing pada Jumat (18/9) lalu.
"Gugatan kami ditujukan terhadap Tao dan perusahaan yang memproduksi album solo Tao di Tiongkok terkait aktivitas ilegal yang dilakukannya," ujar perwakilan agensi. "(Gugatan itu) resmi masuk di Pengadilan Pusat Beijing pada 18 September lalu."
Tao saat ini secara resmi masih menyandang anggota member EXO. Hal tersebut dianggap melanggar peraturan yang dibuat agensi karena Tao dirasa memanfaatkan kepopulerannya sebagai member dari pelantun "Call Me Baby" itu.
"Tao menghubungi agensi lain pada bulan April dan memulai aktivitasnya dengan merilis album solo, meninggalkan grup dan agensi tanpa pemberitahuan," tambah SM. "Jika seperti ini, maka ia telah memanfaatkan popularitasnya sebagai anggota EXO untuk muncul di iklan dan program televisi."
"Pada 24 Agustus lalu ia telah mengajukan gugatan pada kami di Pengadilan Pusat Seoul," lanjut SM. "Sampai pengadilan membuat keputusan mereka, kontrak antara Tao dan SM Entertainment masih berjalan dengan resmi. Jadi, ia harus mematuhi kontrak dan tidak melakukan aktivitas ilegal."
SM mengungkapkan kekhawatirannya atas tindakan yang juga dilakukan oleh mantan member EXO, Kris dan Luhan. Pasalnya, SM merasa tindakan mereka bisa memberikan pengaruh buruk pada kerja sama pertukaran budaya antara Korea Selatan dan Tiongkok.
(wk/)