Demi 'Sebuah Lagu untuk Tuhan', Eriska Rein Belajar dari Putra Dewi Yull
Film

Dalam film tersebut, Eriska Rein berperan sebagai seorang tuna runa rungu.

WowKeren - Bukan hal yang mudah bagi Eriska Rein untuk menggunakan bahasa isyarat di film "Sebuah Lagu untuk Tuhan". Demi mendalami karakter gadis tuna rungu, Eriska pun kerap belajar banyak hal dari anak penyanyi senior, Dewi Yull.

Menurut produser Ferry Haryanto, ia sengaja membuat film "Sebuah Lagu untuk Tuhan" usai ditawari oleh penulis novel Agnes Davonar. Setelah membaca cerita, ia pun berdiskusi dengan Dewi yang memiliki anak tuna rungu.

"Akhirnya kita menemukan model utama dan memilih Eriska untuk karakter Angel di film ini," kata Ferry dilansir Detik pada Jumat (9/10). "Meskipun Angel 90 persen tuli, ia masih bisa bicara, membaca bibir dan menutup pintu dengan keras."


Usai terpilih sebagai pemeran utama, Eriska pun mendapatkan banyak masukan. Selain Dewi, Eriska juga berlatih kepada anak Dewi. "Ia sekaligus menjadi dosen untuk bahasa isyarat," lanjut Ferry.

Sementara itu, "Sebuah Lagu untuk Tuhan" bercerita tentang kisah cinta dan persahabatan seorang gadis tuna rungu bernama Angel (Eriska Rein) dengan seorang musisi bernama Gilang (Steven William). Hubungan mereka menjadi rumit ketika Angel divonis menderita kanker.

Selain Eriska dan Steven, "Sebuah Lagu untuk Tuhan" juga turut dibintangi oleh Nina Zatulini dan Adila Fitri. Rencananya, film garapan sutradara Allyandara itu akan dirilis pada 29 Oktober 2015 mendatang. Film tersebut nantinya akan diberikan subtitle agar kaum tuna rungu bisa ikut menikmatinya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!