Sebanyak 2 orang diketahui tewas dan 16 ribu penduduk beramai-ramai mengungsi meninggalkan pemukiman.
- Tim WowKeren
- Senin, 19 Oktober 2015 - 12:18 WIB
WowKeren - Filipina tengah dihantam topan Koppu sejak Minggu (18/10). Angin kencang yang merobohkan pohon dan memutuskan sambungan listrik ini melumpuhkan 9 provinsi. Banjir dan tanah longsor membuat 25 ruas jalan dan jembatan tak bisa dilewati.
Puluhan penerbangan, pelayaran laut serta banyak kota langsung meliburkan sekolahnya pada hari ini, Senin (19/10). Sebanyak 2 orang tewas dan 16 ribu penduduk beramai-ramai mengungsi meninggalkan pemukiman.
Menurut kantor cuaca pemerintah, badai diperkirakan akan melemah dan menjadi badai tropis pada akhir Senin dan meninggalkan pulau di utara Luzon pada Rabu depan. Di beberapa kota sendiri, kondisi cuaca mulai membaik dan pohon-pohon tumbang mulai dibersihkan dari jalan.
"Kami meminta warga negara kami tidak lengah," ucap Alexander Pama yang mengepalai badan respon dan bencana pemerintah. "Untungnya saat ini tidak ada laporan dari operasi pencarian dan penyelamatan. Tapi kami masih menunggu kalau-kalau ada kebutuhan."
Sementara itu, Topan Koppu merupakan badai ke-12 yang memukul Filipina di tahun 2015 ini. Di 2013 lalu, Topan Haiyan adalah salah satu badai paling ganas yang telah meluluhlantakkan kota dan menyebabkan lebih dari 7.300 orang tewas dan hilang.
(wk/)