Pasangan Gay di Boyolali Ngaku Pasrah Jika Warungnya Dibongkar Warga
SerbaSerbi

Jupri yang kebetulan menyewakan tanahnya untuk warung Dumani mengatakan kalau Airin masih belum kembali ke warungnya sejak Sabtu (10/10).

WowKeren - Kabar mengenai pernikahan gay berkedok kendurian rupanya masih berbuntut panjang. Pasalnya, banyak warga yang mengaku tidak nyaman meski keduanya telah meminta maaf kepada warga setempat.

"Waktu pertemuan di rumah Pak RT (Muslih) saya sampaikan minta maaf karena membuat warga merasa tidak nyaman," ucap Dumani. Pertemuan di rumah Ketua RT saat itu memang sekaligus untuk membahas pembongkaran warung milik Dumani dan Airin.

Dumani pun hanya bisa pasrah dan menerima keputusan dari warga jika memang warungnya harus dibongkar. Sedangkan warga bernama Jupri yang kebetulan menyewakan tanahnya untuk warung Dumani mengatakan kalau Airin masih belum kembali ke warungnya sejak Sabtu (10/10).


"Jadi Airin juga belum pamitan sama warga. Kami tidak tahu apakah mereka mau datang lagi ke sini atau tidak," kata Jupri. Ia menambahkan kalau selama ini yang paling sering tinggal di warung makan adalah Dumani.

Airin justru hanya sesekali mampir ke warung dan menginap di sana. "Kalau ada Airin di warung, biasanya dia akan memasak sayur untuk dijual. Tetapi kalau tidak ada Airin, Dumani hanya jualan kopi, teh sama mie rebus," tutupnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!