Situs khusus tersebut memungkinkan para pengungsi untuk menerjemahkan ke bahasa lainnya.
- Tim WowKeren
- Minggu, 25 Oktober 2015 - 14:15 WIB
WowKeren - Masalah sosial berupa krisis pengungsi di Eropa rupanya menarik perhatian tersendiri bagi Google. Melihat masalah itu, salah satu organisasi milik Google, NetHope, memutuskan untuk membantu para pengungsi tersebut dengan cara mereka.
Dilansir Ubergizmo, NetHope menyediakan infrastruktur wireless sementara dan charging station di sekitar kamp pengungsi agar smartphone yang mereka gunakan bisa mendapat kecepatan internet yang stabil. Mereka juga akan memperluas cakupan website ke lokasi yang yang menjadi titip pengungsi, seperti pulau Kos.
Seperti yang diketahui, saat ini Suriah tengah diguncang perang. Para pengungsi Suriah yang meninggalkan negeri mereka sedang berusaha masuk ke Eropa untuk menjaga mereka dan keluarganya aman.
Akses untuk memperoleh fasilitas tertentu seperti komputer pasti sangat sulit selama masa pengungsian. Oleh karena itu Google menciptakan situs web mobile yang ditujukan untuk membantu para pengungsi. Dalam gambar yang beredar, ikon bagian atas situs memungkinkan para pengungsi menerjemahkan ke bahasa lain, seperti bahasa Arab.
(wk/)