Protes keras Shahrukh Khan terkait intoleransi di India justru dianggap tak nasionalis dan disejajarkan dengan teroris.
- Tim WowKeren
- Jumat, 06 November 2015 - 12:26 WIB
WowKeren - Saat merayakan ulang tahunnya yang ke-50 tahun belum lama ini, Shahrukh Khan memberikan komentarnya terkait toleransi ekstrem yang ada di negaranya, India. Namun karena pernyataannya tersebut, King Khan justru dianggap tak nasionalis dan bahkan disejajarkan dengan seorang teroris.
SRK memprotes keras banyaknya intoleransi yang ada di India termasuk intoleransi terkait agama. Banyak orang melakukan kesalahan namun dianggap biasa saja karena adanya intoleransi salah yang dianut oleh masyarakat.
"Ada intoleran yang ekstrem, ada intoleransi yang sedang tumbuh, orang-orang berbicara sebelum mereka memikirkannya," ujar bintang film "Dilwale" ini. "Dan inilah negara sekuler. Kami terus mengatakan tentang India modern, tentang kemajuan, tentang India yang baru dan kami terus berbicara."
"Ini satu-satunya saran dari saya di usia 50. Intoleransi beragama, tidak menjadi sekuler di negara ini, adalah kejahatan terburuk yang kalian lakukan sebagai patriot," tambah SRK. Protes keras ayah tiga anak itu kemudian berbuntut panjang saat sederet oknum merasa marah dengan pernyataan SRK tersebut.
Ketua Partai Bharatiya Jata (BJP), Yogi Adityanath menganggap SRK tengah membuat sebuah konspirasi dengan Pakistan tentang masalah toleransi. Tak hanya itu saja, Yogi juga menyamakan SRK dengan teroris Pakistan, Hafiz Saeed yang merupakan otak di balik peristiwa bom Mumbai.
Yogi juga menyarankan SRK untuk pergi saja meninggalkan India dan tinggal di Pakistan serta meminta India untuk memboikot semua film-filmnya. "Untuk membuat India menjadi negara yang tak bertoleransi merupakan bagian konspirasi. Shahrukh kini menyanyikan 'lagu' intoleransi bersama Pakistan dan pasukan anti-India lainnya," tulis Yogi dalam akun jejaring sosialnya.
Sementara itu, melihat banyaknya kritik yang menghamipiri dirinya, SRK kemudian menyatakan pembelaannya. "Intoleransi agama atau intoleransi apapun adalah hal terburuk yang akan membawa kita ke kegelapan. Tak ada yang lebih berhak hidup di negara ini daripada aku dan aku tak akan pergi. Jadi diamlah," ujar SRK.
(wk/)