Seorang dokter muda meninggal saat bertugas di daerah terpencil, para dokter mengirimkan surat terbuka pada Jokowi.
- Tim WowKeren
- Jumat, 13 November 2015 - 09:25 WIB
WowKeren - Baru-baru ini publik digegerkan dengan kasus Dionisius Giri Samudra (Andra) yang meninggal saat bertugas di Kepulauan Aru, Maluku. Dokter muda ini menderita komplikasi karena terlambat ditangani.
Dokter Andra dikira terkena campak pada awalnya. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata ia juga mengalami radang selaput otak, infeksi paru-paru dan saluran pernapasan.
Rencananya dokter muda ini akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Tual. Namun, terhambat masalah transportasi. Membutuhkan sekitar 12 jam naik ferry dari Dobo ke Kota Tual.
Sementara, penerbangan sudah tidak beroperasi selama satu bulan. Dokter Andra mengembuskan napas terakhir di RSUD Cendrawaih Dobo pada rabu (11/11).
Kematian dokter Andra ini membuat keluarga dan banyak rekan sejawatnya bersedih. Bahkan, para dokter tersebut membuat surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo.
Salah satunya seperti yang diunggah melalui Facebook oleh seorang Dokter di Rumah Sakit Awal Bros, Makassar, Bambang Budiono. Surat itu menyatakan kesedihan para dokter atas meninggalnya Andra dan meminta Jokowi lebih memperhatikan nasib para dokter, terutama yang bertugas di daerah terpencil.
Copas surat terbuka untuk Presiden RIKepada yang terhormat PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Dengan hormat, Kami sebagai...
Posted by Bambang Budiono on 11 November 2015
Melihat postingan tersebut banyak pengguna Facebook yang menuliskan komentarnya. Mereka juga turut mengucapkan bela sungkawanya atas kematian dokter Andra.
"Sungguh berat kerja seorang dokter, salut," tulis salah satu netter. "Selamat jalan dokter Andra, semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya," imbuh yang lain.
(wk/)