Usai Serangan di Paris, Perancis Bersatu Dukung Kaum Muslim
Dunia

Warga muslim dan non-muslim di Perancis akan menggelar aksi solidaritas untuk memerangi terorisme.

WowKeren - Serangan teror yang dilakukan ISIS di Paris, Perancis pada Jumat (13/11) lalu rupanya juga dirasakan umat muslim. Terutama muslim di Paris yang jumlah populasinya mencapai 5 juta orang.

Menurut berbagai laporan berita yang dilansir Huffington Post, jemaah Masjid Besar Paris yang ada di distrik 5 dan pusat-pusat muslim di sana kini tengah menguatkan diri. Pasalnya, kini beredar isu terkait munculnya aksi-aksi anti-Islam. Isu tersebut muncul setelah adanya simbol-simbol keagamaan yang mencerminkan sentimen anti-Islam dituliskan di dinding-dinding masjid di Paris bagian timur.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, warga Perancis juga melakukan aksi mendukung umat muslim di sana dan di seluruh dunia melalui media sosial. Mereka menyerukan pertemuan lintas agama untuk persatuan dan perdamaian.

Hal serupa juga dilakukan ribuan warga lainnya. Sebanyak 3.000 orang berikrar bakal menghadiri unjuk rasa lintas agama dengan umat muslim Perancis yang dijadwalkan pada akhir pekan mendatang di dekat Masjid Besar Paris.


Menanggapi adanya larangan demo di Perancis, warga pun mengorganisir pertemuan lain melalui Facebook dengan tagline "Aku muslim, ISIS bukan muslim". Pertemuan itu kabarnya akan dihadiri sebanyak 13 ribu orang dan direncanakan berlangsung Minggu (22/11) mendatang di Arc de Triomphe, Paris.

Melalui Facebook itu pula, seorang penyelenggara demo di Masjid Besar bernama Samia Edd Cardi menuliskan komentarnya. Ia menyatakan jika terorisme tidak memiliki agama maupun kebangsaan.

Dukungan lain juga ditunjukkan di Katedral Tritunggal Maha Kudus di Paris. Seorang Uskup bernama Pierre Whalon disebut akan menjadi tuan rumah dalam Pertemuan Ahli Islam Dunia untuk Perdamaian dan Melawan Kekerasan yang akan dihadiri para ulama.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!