Apa yang membuat Charlie Sheen justru mengira dirinya mengidap tumor otak?
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 November 2015 - 09:58 WIB
WowKeren - Kabar penyakit HIV yang dialami oleh aktor senior Charlie Sheen membuat publik terhenyak. Charlie pun akhirnya buka suara soal penyakit HIV yang dideritanya. Lewat acara "Today Show" bersama Matt Lauer, Charlie mengungkapkan perasaan dirinya saat terjangkit virus sistem kekebalan tubuh itu.
"Kejadian ini benar-benar sulit dilalui. Hanya dalam waktu sekejap saja hidupku langsung berubah," kata Charlie dilansir Today pada Rabu (18/11). "Namun aku harus menghentikan berita-berita yang jauh dari kebenaran. Karena itu, aku bersedia diwawancarai lewat acara ini."
Menurut Charlie, ia sudah divonis dokter mengidap penyakit HIV sejak empat tahun yang lalu. Namun ia tidak mengetahui bagaimana tubuhnya bisa tertular virus HIV.
"Awalnya aku hanya merasa sakit kepala yang tak tertahankan," lanjut Charlie. "Saat itu aku tidak mengetahui tentang penyakit HIV. Aku pikir itu semacam tumor otak yang bisa merenggut nyawaku kapan saja."
Ia pun bersikeras tidak menularkan penyakit HIV kepada siapapun, entah lewat jarum suntik atau hubungan seksual. Menurut Dr.Robert Huizenga selaku dokter Charlie, virus HIV yang ada di dalam tubuhnya tidak bisa disembuhkan. Namun ada obat antivirus yang harus dikonsumsi Charlie seumur hidup.
Charlie pun mengaku jika sampai saat ini ia masih mengonsumsi obat tersebut empat kali sehari. Kendati demikian, dokter Robert justru mengkhawatirkan kondisi psikis Charlie. Pasalnya, berbagai tekanan yang diterima oleh Charlie bisa mengakibatkan dirinya mengalami depresi akut. Beruntung, ia dapat melalui penyakit tersebut dengan baik.
(wk/)