Pilot Lion Air dilaporkan lantaran menawarkan pramugari berstatus janda sebagai kompensasi penundaan penerbangan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 November 2015 - 10:19 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, dunia penerbangan Indonesia kembali diterpa kabar tak sedap. Bukan karena pesawat jatuh maupun delay atau penundaan jam terbang, melainkan isu lain terkait ulah sang pilot.
Penumpang Lion Air, Lambertus Maengkom beberapa waktu lalu melaporkan pilot maskapai tersebut ke Dirjen Perhubungan Udara. Lambertus mengaku risih lantaran sang pilot menawarkan pramugarinya kepada para penumpang.
Melalui pengeras suara di pesawat, pilot yang tidak disebutkan namanya itu menawarkan pramugari berstatus janda sebagai kompensasi delay. Tak hanya tawaran, penumpang sempat mendengar suara aneh berupa desahan dari pengeras suara tersebut.
"Kami ingin menanyakan kepada Dirjen Perhubungan, apakah merupakan standar prosedur seorang pilot maskapai menawarkan staf pramugari berstatus janda kepada penumpang berkali-kali lewat microphone," tulis Lambertus di surat aduannya. "Terdengar suara aneh dan mendesah selama penerbangan. Ini membuat penumpang ketakutan dan bertanya-tanya apakah pilot dalam kondisi tidak sehat, mabuk, atau dalam pengaruh narkoba."
Sementara ini, Kepala Humas Lion Air, Andy Saladin masih mempelajari kasus tersebut. Andy mengaku akan menindak tegas sang pilot apabila terbukti melakukan pelanggaran. "Jika memang awak kami melakukan kesalahan prosedur maka akan ditindak tegas. Bisa dalam bentuk pemecatan," kata Andy pada Selasa (17/11) seperti dilansir dari Dream.
(wk/)