Hal ini diungkapkan oleh para peneliti di Universitas Oxford, Amerika Serikat.
- Tim WowKeren
- Jumat, 04 Desember 2015 - 11:29 WIB
WowKeren - Masih ingat dengan permainan Tetris? Ternyata permainan yang sempat menjadi hit beberapa tahun lalu ini bisa berguna untuk membantu menyembuhkan trauma. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti dari Universitas Oxford.
Dalam penelitiannya, mereka menggunakan permainan Tetris untuk membantu menyembuhkan trauma. Sebelumnya, beberapa orang yang telah dipilih disuruh untuk menonton sebuah video yang memperlihatkan kejadian traumatis, seperti ditabrak mobil atau tenggelam di lautan. Tak lama setelah mereka menonton, mereka kemudian diberikan tugas untuk bermain Tetris, trivia atau tidak keduanya.
Hasilnya, Tetris secara signifikan menurunkan frekuensi memori untuk memutar ulang kejadian traumatis jika dimainkan empat jam setelah kejadian. Pengulangan memori traumatis ini merupakan gejala kunci dari stres post-traumatic.
Peneliti menghubungkan penurunan dari kilasan balik memori ini dengan tipe kinerja otak yang dibutuhkan untuk bermain Tetris. Memutar dan menyusun balok Tetris entah bagaimana bisa menghalangi jalur kognitif untuk kilas balik.
Dalam penelitian lebih lanjut, orang-orang tersebut kemudian diingatkan lagi soal kejadian traumatis yang ditonton pada hari berikutnya. Selanjutnya, salah satu kelompok diminta bermain Tetris dan kelompok lainnya tidak.
"Kami menunjukkan bahwa kenangan yang buruk hampir bisa dihapuskan dengan bermain game komputer Tetris setelah kenangan tersebut diungkit 24 jam pasca mengalami pengalaman traumatis," ungkap mereka. Pimpinan dalam penelitian tersebut, Emily Holmes pun mengungkapkan jika hasil penelitian bisa menjadi cara pencegahan yang lebih murah.
(wk/)