Kadishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah menjelaskan selama tahun 2015 sudah mencabut izin trayek 1.500 bus Metromini.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 Desember 2015 - 07:54 WIB
WowKeren - Berita duka kembali menyelimuti transportasi umum di Indonesia. Minggu (6/12) kemarin, kecelakaan maut lagi-lagi terjadi, kali ini melibatkan bus Metromini dan Kereta Commuter Line (KRL).
Tabrakan terjadi di perlintasan Tubagus Angke, Jakarta usai Metromini B80 jurusan Kalideres-Jembatan Lima mencoba menerobos palang kereta saat KRL melintas. Kecelakaan tersebut menewaskan setidaknya 18 orang dan 6 lainnya mengalami luka berat.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan akan mencabut izin trayek Metromini B80 jurusan Kalideres-Jembatan Lima. Ia juga menjelaskan, tidak akan memberikan izin untuk penambahan trayek.
"Kami pastikan besok izin trayek bus itu sudah kami cabut. Kami pastikan juga tidak akan ada lagi izin penambahan trayek untuk trayek tersebut," jelas Andri. "Tahun ini saja, khusus Metromini sudah 1.500 izin trayeknya kami cabut. Masih ada 3.000 trayek lagi."
Kecelakaan tersebut setidaknya menewaskan 18 orang dan 6 lainnya mengalami luka berat. Semua korban tewas telah diidentifikasi dan sebanyak 14 jenazah sudah dibawa pulang pihak keluarga.
(wk/)