Usai dikritik netizen, Presiden Jokowi kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui akun Twitter.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 Desember 2015 - 10:04 WIB
WowKeren - Minggu (6/12) kemarin terjadi sebuah kecelakaan yang melibatkan bus Metromini dan Kereta Commuter Line (KRL). Akibat kecelakaan tersebut, diketahui 18 orang tewas dan 6 lainnya luka-luka.
Peristiwa ini rupanya tak hanya jadi perhatian masyarakat tetapi juga Presiden Joko Widodo. Usai kejadian, Presiden Jokowi pun ikut menyampaikan bela sungkawa melalui akun Twitternya.
Namun, lantaran salah menyebut lokasi kejadian, Jokowi justru di-bully netter. Tempat kecelakaan sebenarnya adalah di Tubagus Angke, tetapi Jokowi menuliskan Muara Angke.
"Katanya pak @jokowi sering blusukan. Koq tdk bisa bedain Angke & Muara Angke?" ujar salah satu netter. "Waduh, Pak Presiden @jokowi dikasih salah info. Muara Angke tidak ada rel kereta api. Yang benar jalan (Pangeran Tubagus) Angke, pak," kata netter yang lain. "@jokowi tubagus angke pak. bukan muara angke. ini jkw apa staff yg tweet kok ngawur gini," tambah yang lain lagi.
Usai dikritik netizen, Presiden Jokowi kemudian menyampaikan permintaan maaf yang juga diunggah melalui akun Twitter. "Saya sudah perintahkan Menhub untuk evaluasi menyeluruh atas kecelakaan commuterline di Tubagus Angke (bukan Muara Angke, ralat) -Jkw," tulisnya di jejaring sosial pribadinya itu.
(wk/)