Kelompok Din Minimi merupakan sempalan dari kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
- Tim WowKeren
- Selasa, 29 Desember 2015 - 13:32 WIB
WowKeren - Nurdin Ismail alias Din Minimi dikenal masyarakat semenjak dirinya muncul di media lokal sambil membawa senjata AK 47 pada 11 Oktober silam. Namanya semakin dikenal setelah peristiwa tewasnya dua intel Kodim 0103 Aceh Utara pada 24 Maret lalu. Kepolisian juga mencatat jika kelompoknya terlibat dalam sejumlah kasus kriminal di wilayah Aceh Utara, Lhoksumawe dan Aceh Timur.
Kini, setelah lama diburu polisi, pria yang bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) semenjak 1997 ini akhirnya menyerahkan diri. Hal ini setelah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso, membuat kesepakatan damai dengan kelompok Din Minimi di Aceh.
Dalam kesempatan itu, bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso, juga menyambut langsung penyerahan diri Din Minimi. Dilansir dari Merdeka.com Bang Yos menyebut jika Din Minimi dan kelompoknya tidak akan ditahan karena bukan merupakan kelompok separatis.
Dia juga menambahkan jika kelompok Din Minimi merupakan sempalan dari GAM yang tidak puas dengan elite GAM yang berkuasa. Sutiyoso menjelaskan jika kesepakatan damai antara dirinya dan juga kelompok Din Minimi tidak terjadi begitu saja.
Dia membutuhkan waktu panjang untuk bisa membujuk mereka agar mau bertemu langsung. Selama dua bulan, Sutiyoso melakukan komunikasi jarak jauh melalui seorang perantara sebelum akhirnya berhasil membuat kesepakatan untuk bertemu.
Dalam kesepakatan tersebut, dia mengajak kelompok Din Minimi untuk tidak lagi melakukan aksi teror seperti selama ini. Kelompok tersebut pun tak akan ditahan dan kembali dimasyarakatkan.
(wk/)