Pria tersebut juga dikabarkan memakai sabuk mirip bom rakitan dan membawa selembar kertas bergambar bendera ISIS.
- Tim WowKeren
- Jumat, 08 Januari 2016 - 10:48 WIB
WowKeren - Paris kembali mendapatkan teror dari seorang tak dikenal. Setahun setelah penembakan terhadap majalah satir Charlie hebdo, seorang pria dengan senjata pisau dikabarkan menyerang kantor kepolisian ibu kota Perancis itu pada Kamis (7/1).
Dua pejabat polisi memberikan keterangan jika pria tersebut juga terlihat memakai untaian kabel mirip bom rakitan di tubuhnya. Namun sebelum berhasil menyerang kepolisian, pria malang itu sudah lebih dulu ditembak mati oleh anggota polisi Paris.
Tak hanya itu saja, saat hendak menyerang pria tersebut dilaporkan berteriak "Allahu Akbar" serta membawa selembar kertas mirip bendera ISIS. "Dia berteriak 'Allahu Akbar' dan terdapat rangkaian kabel di tubuhnya. Itu kenapa polisi segera menembaknya," bunyi pernyataan resmi dari kepolisan.
Pihak kepolisian yang juga segera memanggil tim penjinak bom telah memastikan bahwa pria itu memakai sabuk bom bohongan. "Pria itu memakai sabuk namun palsu. Robot penjinak bom telah memastikan benda tersebut bohongan," terang seorang sumber dari kepolisian.
Sementara itu, kejadian tersebut hanya berselang beberapa menit setelah Presiden Francois Hollande memberikan piadatonya untuk mengenang setahun tragedi penembakan majalah Charlie Hebdo. Tragedi itu sendiri telah menewaskan 12 orang tahun lalu.
(wk/)