Film 'Untuk Angeline' ditakutkan akan membohongi publik karena sidang kasusnya yang belum tuntas.
- Tim WowKeren
- Jumat, 08 Januari 2016 - 16:21 WIB
WowKeren - Keputusan akan difilmkannya kisah pembunuhan tragis gadis kecil bernama Angeline telah diumumkan. Film berjudul "Untuk Angeline" tersebut akan tetap dilanjutkan meski hingga saat ini kasus bocah asal Bali itu masih belum usai di pengadilan.
Hal tersebut lantas membuat salah satu tim pengacara ibu kandung Angeline, Siti Sapurah mengaku kecewa. Siti takut film yang akan dibintangi oleh Paramitha Rusady ini mengabaikan fakta hukum yang ada karena kasus yang belum tuntas.
"Terus terang saya kecewa. Ini sikap pribadi saya," terang Siti. "Kalau kisah Angeline difilmkan setelah ketok palu (putusan) dan ending-nya tidak mengabaikan fakta hukum yang ada di persidangan atau cerita yang sebenarnya, saya tidak kecewa dan saya akan dukung demi pesan moral kepada masyarakat."
Siti juga sudah mencoba berkomunikasi dengan tim pengacara orang tua Angeline lainnya seperti Harris dan Arthur untuk meninjau ulang keputusan tersebut. Meski demikian, tim produksi justru telah mengantongi izin resmi pembuatan film "Untuk Angeline" dari orang tua kandung gadis 8 tahun itu, Hamidah dan Rosidi.
"Kalau pembuatan film sekarang, ini akan ada pembohongan publik kesekian kalinya yang disajikan kepada masyarakat," lanjut Siti. "Apakah saya tidak boleh curiga ada apa di balik pembuatan film itu?"
Sementara itu, artis cilik Meylani Fahira telah didapuk sebagai pemeran Angeline. Film yang juga akan dibintangi oleh Kinaryosih, Teuku Rifnu Wikana, Naomi Ivo dan Dewi Hughes ini akan segera dirilis pada April nanti.
(wk/)