Sebuah truk yang berisi behan peledak meledak di lokasi pusat pelatihan kepolisian di Libya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 08 Januari 2016 - 17:45 WIB
WowKeren - Serangan bom kerap terjadi di berbagai negara di dunia belakangan ini. Kali ini sebuah bom kembali meledak di negara Libya.
Kamis (7/1), sebuah truk yang berisi bahan peledak meledak di sebuat akademi kepolisian di kota Zliten, Libya. Akibat ledakan tersebut, diperkirakan hampir 65 orang tewas sementara sekitar 200 lainnya mengalami luk-luka.
Wali Kota Zliten, Miftah Hamadi mengatakan jika bom meledak ketika 400 personel polisi yang baru direkrut tengah berkumpul di pagi hari. "Mengerikan, suara ledakan itu sangat keras hingga terdengar dari jarak beberapa kilometer. Semua korban masih muda dan baru akan memulai hidup," ujar Miftah.
Saksi mata yang berada di tempat kejadian mengatakan jika para korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Misrata menggunakan ambulans dan mobil. Rata-rata korban mengalami luka karena serpihan pecahan.
Sementara itu, hingga saat ini masih belum kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Bom kali ini termasuk insiden yang memakan paling banyak korban sejak ISIS memperluas wilayahnya di negara tersebut.
(wk/)