Diduga Sebabkan Beberapa Orang Hilang, Gafatar Ternyata Telah Ganti Nama
Nasional

Organisasi Gafatar ternyata telah berganti nama menjadi Negara Karunia Semesta Alam (NKSA).

WowKeren - Belakangan ini nama Gafatar tengah menjadi perhatian publik. Organisasi ini diduga terkait dengan hilangnya sejumlah orang seperti Dokter Rica, Kevin Aprilio dan yang terbaru mahasiswa ITS, Erri Indra Kausar.

Publik pun dibuat bertanya-tanya, apa sebenarnya Gafatar tersebut. Gafatar sendiri merupakan organisasi yang didirikan pada 21 Januari 2012, namun telah dilarang 10 bulan kemudian.

Meski begitu, hingga April 2015 organisasi ini masih berkegiatan. Dalam websitenya diketahui jika Gafatar mempunyai program kerja seperti kegiatan sosial dan kemandirian pangan. Mereka juga melakukan acara donor darah dan sumbangan anak yatim.


Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Mayjen (purn) Soedarmo, mengungkap jika saat ini Gafatar telah berganti nama. "Gafatar sekarang sudah ganti nama malah, jadi Negara Karunia Semesta Alam (NKSA)," ujar Soedarmo dilansir dari Detik.

Soedarmo menduga perubahan nama itu dilakukan untuk menghindari perhatian publik. Sementara itu, sebelumnya Gafatar sempat mendaftarkan organisasinya ke Kemendagri. Namun, ditolak karena ada indikasi terkait dengan Negara Islam Indonesia (NII).

MUI juga sempat menyebutkan jika Gafatar merupakan metamorfosis dari beberapa aliran. Namun, mereka menduga jika organisasi ini adalah pecahan dari Al Qiyadah Al Islamiah yang dipimpin oleh Ahmad Musadeq.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!