Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso menduga pelaku bom Sarinah terkait dengan jaringan kelompok ISIS.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 Januari 2016 - 14:31 WIB
WowKeren - Bom bunuh diri dan baku tembak baru saja mengguncang kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). Meski belum diketahui dengan jelas siapa para pelaku yang sudah tertangkap sebanyak 7 orang itu, Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso menduga pelaku terkait dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
"Kelompok ISIS, tapi perlu bukti-bukti," ujar Sutiyoso seperti dikutip dari wawancaranya bersama Kompas TV. Sepakat dengan Sutiyoso, pengamat terorisme, Al Chaidar juga mengungkapkan pendapat yang sama.
Pasalnya, sebelumnya telah ada ancaman dari ISIS namum pelaku teror Sarinah diduga hanyalah simpatisan saja yang sudah berada di Indonesia. Chaidar menganggap serangan tersebut merupakan balasan dari kelompok ISIS terhadap objek-objek milik atau dari Amerika Serikat.
"Ancaman semacam ini bisa pengalihan," ungkap Chaidar. "Bisa saja mereka menyerang kafe, pusat perbelanjaan yang merupakan refleksi dari kelompok yang dianggap berafiliasi dengan Amerika Serikat."
(wk/)