Perakit TV Kusrin Diundang ke Istana Negara dan Diberi Penghargaan SPPT-SNI
Nasional

Sebelumnya kepolisian sempat menangkap Kusrin dan menyita serta membakar seluruh TV rancangannya.

WowKeren - Belum lama ini nama Muhammad Kusrin mendadak tenar di dunia maya. Banyak netter berbondong-bondong mendukung Kusrin dengan TV rakitannya yang disita dan dibakar oleh pihak kepolisian karena dianggap menyalahi undang-undang perindustrian.

Tak hanya itu saja, Kusrin yang merupakan seorang lulusan Sekolah Dasar (SD) itu juga dijatuhi vonis 6 bulan penjara. Namun kerja keras Kusrin dengan TV rakitannya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah menjadi perhatian publik dan pemerintah.

Senin, (25/1), Kusrin diundang oleh Presiden Jokowi ke Istana Negara untuk memamerkan hasil TV rancangannya. Selain itu, pria 37 tahun ini juga menerima penghargaan SPPT-SNI Cathode Ray Tube TV dari Menteri Perindustrian Saleh Husin.


Sebelumnya, Kusrin telah menerima sertifikat produk penggunaan Tanda-Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI) pada 19 Januari lalu. "SNI ini untuk tiga merek TV saya, Veloz, Zener, dan Maxreen. Semua sama, yang membedakan hanya warna untuk memberikan pilihan bagi konsumen," ujar Kusrin.

Sementara itu, Kusrin setiap harinya mampu memproduksi 150 unit TV dengan harga jual mulai Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu. Pria asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini mendistribusikan TV rakitannya ke Karesidenan Solo hingga Yogyakarta.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!