Para tukang becak yang tergabung dalam Serikat Becak Jakarta (Sebaja) merasa dirugikan karena becaknya kerap terkena razia.
- Tim WowKeren
- Rabu, 03 Februari 2016 - 09:10 WIB
WowKeren - Serikat Becak Jakarta (Sebaja) ramai-ramai melaporkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama ke Komnas HAM. Mereka merasa dirugikan karena becaknya kerap digaruk oleh pemerintah.
Menurut mereka, razia becak yang dilakukan pemerintah ini membuat mereka kehilangan mata pencaharian. Para pengemudi becak ini pun merasa tak terima dan memutuskan untuk melakukan protes bersama-sama.
"Diambil seperti maling saja becak kami," ujar Rasbullah, salah satu pengemudi becak yang ikut mengadukan Ahok ke Komnas HAM. Ia juga menceritakan bahwa sepanjang tahun 2016 sudah lebih dari 500 becak yang terjaring razia.
Rasbullah mengaku berharap dengan aduan ini Ahok bisa memberikan solusi untuk nasib mereka. "Jika kami digaruk terus, kami minta ada solusi," tambahnya.
Komnas HAM pun berjanji akan melayangkan surat pada DKI Jakarta terkait laporan tersebut. Diharapkan Komnas HAM juga bisa menjadi mediator bagi Ahok dan para tukang becak ini. "Surat itu agar Pemprov DKI tak menggaruk becak kami sebelum ada solusi," jelas Rasbullah.
Sementara itu, Ahok menanggapi dengan santai laporan para pengemudi becak tersebut. Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan bahwa ia sudah biasa dilaporkan oleh pihak-pihak yang tak setuju dengan gaya kepemimpinannya yang tegas.
"Saya hampir tiap hari kok diadukan ke sana," ujar Ahok di gedung Dinas Bina Marga Jakarta, Jakarta Pusat pada Selasa, 2 Februari 2016. "Sudah kebal."
(wk/)