Warga Tionghoa di Sidoarjo Rayakan Imlek di Klenteng yang Terendam Banjir
SerbaSerbi

Warga tetap merayakan Imlek meski Klenteng Tri Dharma di Sidoarjo terendam banjir.

WowKeren - Perayaan Tahun Baru Imlek ternyata tidak selalu disambut dengan suka cita. Contohnya seperti yang dialami warga Tionghoa di Sidoarjo, Jawa Timur.

Bukan perayaan meriah dan pesta kembang api, warga Tionghoa di sana melangsungkan doa di Klenteng Tri Dharma Tjong Hok Kiong meski direndam banjir. Akibatnya, warga tidak dapat bersembahyang dengan bersujud, tetapi hanya berdoa dengan cara berdiri.

Selain itu, banjir juga menyebabkan jumlah warga yang datang ke Klenteng menjadi berkurang. Jika di tahun-tahun sebelumnya mencapai 300 orang, kali ini hanya sekitar 80 orang yang datang.


"Kalau sembahyang dengan bersujud itu lebih mulia. Tapi karena banjir, sembahyangnya untuk berdoa dengan cara berdiri itu juga sama saja," kata seprang warga bernama Andre Wihardi seperti dilansir dari Suara Surabaya. "Karena banjir, yang datang hanya sekitar 80 orang. Tapi perayaannya tetap meriah meski dengan kondisi banjir," tambah Irianto, pengurus Klenteng Tri Dharma Tjong Hok Kiong.

Ketinggian air banjir di Klenteng sendiri disebut mencapai 70 hingga 80 sentimeter. Irianto juga menambahkan, banjir kali ini merupakan yang paling parah.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!