Presiden Jokowi minta stasiun televisi mengubah jam tayang lagu nasional.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Februari 2016 - 10:06 WIB
WowKeren - Memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh pada Selasa (9/2) kemarin, Presiden Joko Widodo bertolak ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam peringatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan pidato sekaligus sindiran untuk stasiun televisi Indonesia.
Presiden Jokowi menyindir stasiun televisi yang masih menayangkan lagu nasional larut malam. Beliau mengaku akan sangat senang jika setiap jam bisa mendengar lagu nasional diputar di televisi.
"Di TV misalnya. Saya tidak melihat, saya hanya membayangkan. Setiap jam ada lagu-lagu nasional. Lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' yang terus dimunculkan," ungkap Jokowi. "Lagu 'Padamu Negeri', sejam lagi 'Garuda Pancasila', alangkah sangat bagusnya."
Presiden ke-7 RI ini juga menyindir stasiun televisi sekarang hanya mengejar rating saja. "Bukan bertumpu pada rating (saja)," imbuh Jokowi. Beliau berharap televisi bisa memberikan sedikit waktunya untuk memutar lagu nasional. Agar semua anak Indonesia bisa hafal lagu-lagu kebangsaan Indonesia.
Masalah waktu tayang, Presiden Jokowi juga berharap lagu nasional bisa diputar pada jam prime time. "Tapi, jangan di malam hari. Kalau sudah jam 24:00-01:00 itu biasanya baru muncul lagu itu, bukan di prime time. Saya mintanya di prime time," pungkas Jokowi.
(wk/)