Kementerian PANRB memustuskan untuk melaporkan situs-situs penyebar informasi hoax tersebut ke kepolisian karena mendapat banyak pengaduan dari masyarakat.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Februari 2016 - 15:43 WIB
WowKeren - Daya tarik masyarakat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) membuat sejumlah oknum memanfaatkannya. Baru-baru ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumumkan bahwa ada sejumlah situs online yang menyebarkan hoax terkait seleksi penerimaan CPNS.
Agar tak kembali memakan korban, Kementerian PANRB memutuskan untuk melaporkan situs-situs tersebut ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman, mengungkapkan total ada 17 situs yang dilaporkan.
17 situs itu dilaporkan mengunggah pengumuman hoax tentang seleksi CPNS 2016. "Padahal, sampai saat ini pemerintah belum memutuskan adanya program penerimaan CPNS tahun 2016," ujar Herman di Jakarta, Selasa (9/2/2016).
"Cara ini bisa berimplikasi kepada penipuan masyarakat," tambahnya. "Mereka mengiming-imingi masyarakat untuk menjadi CPNS dengan meminta imbalan sejumlah uang."
Herman mengaku telah banyak mendapat pengaduan dari masyarakat soal penipuan tersebut. Laporan ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. "Mereka ini diminta uang mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 100 juta," ungkapnya.
Agar tak terjebak penipuan tentang seleksi penerimaan CPNS, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati. Herman mengungkapkan masyarakat diharapkan mengakses informasi secara resmi melalui situs Kementrian PANRB, menpan.go.id. Ia berharap situs-situs yang meresahkan masyarakat tersebut segera ditindaklanjuti secara hukum oleh yang berwenang.
(wk/)