Ini Kronologi Polisi di Kalbar Bunuh dan Mutilasi Dua Anaknya
SerbaSerbi

Sempat berniat membunuh istrinya, begini kronologi Polisi di Kalbar memutilasi dua anaknya.

WowKeren - Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anggota polisi di Kalimantan Barat membuat heboh publik. Brigadir Petrus Bakus membunuh dan memutilasi dua anaknya Febian (5) dan Amora (3) di rumahnya.

Anggota Satuan Intelkam Polres Melawi, Kalimantan Barat, diduga mengalami gangguan jiwa. Sebelum melakukan perbuatan sadis itu, sang istri menuturkan jika suaminya kerap marah-marah dan mengaku mendengar bisikan misterius.

Dilansir dari Detik, Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto menjelaskan jika tersangka melakukan perbuatan tersebut pada Kamis (25/2) pada dini hari. Pada pukul 00:00 WIB, brigadir Petrus berniat membawa dua anaknya ke rumah Kasat Intel Polres Melawi. Namun karena sudah malam, Petrus diminta kembali ke asrama.

Kemudian pada pukul 00:15 WIB, sang Istri, Windri yang tidur di kamar terpisah terbangun dan melihat suaminya berdiri di depannya dengan membawa parang. Saat melihat ke dalam kamar ia melihat anaknya telah tewas mengenaskan.


Saat itu, Petrus sempat mengatakan, "Mereka baik, mereka mengerti, mereka pasrah. Maafkan Papa ya, Dik". Anggota polisi itu juga berniat membunuh istrinya. Windri kemudian berdalih dan meminta suaminya mengambilkan air. Saat itulah ia memanfaatkan kesempatan untuk lari keluar dan meminta pertolongan.

Pukul 00:45 WIB, Tim Identifikasi Polres Melawi dan SPKT Polres Melawi tiba di TKP. Tersangka diamankan di Mapolres Melawi dan langsung mengakui perbuatannya. Sementara dua korban dibawa ke RSUD Kabupaten Melawi untuk diotopsi pada pukul 02:50 WIB.

Saat ini pihak Kepolisian masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Mereka juga tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi termasuk sang istri.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!