Brigadir Petrus Baku mengaku diperintah Tuhan untuk membunuh anaknya dan telah mengirimkan mereka ke surga.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 27 Februari 2016 - 08:53 WIB
WowKeren - Aksi pembunuhan yang dilakukan Brigadir Petrus Baku membuat heboh banyak orang. Tidak hanya membunuh, anggota polisi tersebut juga tega memutilasi dua anaknya Febian (5) dan Amora (3).
Saat ini tersangka telah ditahan oleh pihak kepolisian. Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Arief Sulistyo, mengatakan jika Brigadir Petrus kadang-kadang berbicara meracau.
Brigadir Petrus mengatakan jika perbuatannya tersebut adalah karena perintah Tuhan. Ia bahkan mengaku sadar dan tidak merasa menyesal sama sekali.
"Tersangka saat ini berada di tahanan dalam keadaan sehat namun bicaranya meracau," ujar Brigjen Arief seperti dilansir dari Okezone. "Jadi menurut tersangka apa yang ia lakukan ini adalah perintah dari Tuhan dan ia sadar juga sama sekali tidak menyesal."
Bahkan, Brigadir Petrus juga sangat tenang saat diperiksa oleh tim penyidik. Ia mengklaim telah mengirimkan anak-anaknya ke surga.
Sementara itu, sebelumnya istri Brigadir Petrus sempat mengatakan jika tersangka mengaku membunuh anaknya untuk dijadikan persembahan. Ia bahkan juga berniat menghabisi sang istri.
Pihak kepolisian menduga jika Brigadir Petrus memiliki gangguan jiwa. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut demi mendalami kasus ini.
(wk/)