Tak sedikit netter yang mengecam tulisan Tere tersebut di media sosial.
- Tim WowKeren
- Rabu, 02 Maret 2016 - 13:18 WIB
WowKeren - Belum lama ini nama penulis buku "Rindu", Tere Liye, tengah menjadi pembicaraan hangat di kalangan netter. Pasalnya, sebuah status Facebook yang ditulis oleh Tere memicu kontroversi.
Dalam tulisannya, Tere menganggap tidak ada orang komunis, sosialis, aktivis HAM hingga pendukung liberal yang berjuang demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Ia pun meminta agar anak muda membaca cerita-cerita sejarah Indonesia dengan baik.
Tentu saja pendapat Tere itu langsung dikecam oleh para netter. Salah seorang netter bahkan sempat membuat surat terbuka untuk Tere. Pemilik akun bernama Mashuri Mashar pun menjelaskan jika nyatanya selama ini ada sosok Tan Malaka atau HOS Cokroaminoto yang berpaham sosialis namun ikut membela Indonesia. Ia pun menjabarkan beberapa nama tokoh lain yang sempat ikut berjuang.
Selain akun tersebut, netter lainnya pun ikut mengecam tulisan Tere. Mereka menyayangkan tulisan tersebut.
"Tere Liye ini kan penulis, harusnya bisa mengkomunikasikan maksud dia dengan lebih jelas. Kalo emang salah, ngaku aja gak usah ngeles," tulis salah seorang netter. "Pantesan saja negeri ini bengkok mulu, role model yang digandrungi anak mudanya saja tak tahu sejarah bangsa sendiri. Sialnya lagi, novelnya laku keras," tambah netter lainnya.