Kejati berkoordinasi dengan Polda Jatim tengah mencari keberadaan tersangka kasus korupsi La Nyalla Mattalitti.
- Tim WowKeren
- Selasa, 29 Maret 2016 - 15:57 WIB
WowKeren - Tersangka kasus korupsi La Nyalla Mattalitti dikabarkan mangkir dari panggilan ketiga Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Karena itulah Kejati Jatim akan berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk melakukan penjemputan paksa terhadap Ketua PSSI tersebut.
"Hari ini tim sudah berangkat untuk melakukan penjemputan paksa ke rumah La Nyala terkait dengan kasus tersebut," ujar Kepala Kejati Jatim Maruli Hutagalung di Surabaya, Senin (28/3/2016). "Penjemputan paksa ini dilakukan setelah penyidik memastikan La Nyalla tidak hadir pada panggilan ketiga."
Kejati meminta bantuan Polda Jatim untuk melakukan penjemputan paksa tersebut karena mendengar rumah La Nyalla dijada oleh massa Pemuda Pancasila. "Kami juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur terkait dengan penjemputan paksa ini karena kami mendapatkan laporan bahwa rumah tersangka La Nyala dijaga massa dari Pemuda Pancasila," tambahnya.
Hingga saat ini Kejati mengaku belum mengetahui keberadaan pasti La Nyalla. Sebelumnya, memang sempat beredar kabar bahwa La Nyalla pergi ke Malaysia dan belum kembali.
"Biarkan tim intelijen yang bekerja untuk mencari keberadaan tersangka La Nyala," ungkapnya. "Kalau memang tidak bersalah, kenapa harus seperti ini?"
Sementara itu, di rumah La Nyalla dilaporkan memang ada sejumlah massa Pemuda Pancasila berjaga. Bahkan, mereka mengakui bahwa saat ini La Nyalla sedang tidak berada di rumah.
"Rumah La Nyalla saat ini kosong," ujar salah seorang anggota Pemuda Pancasila, Basuki. "Kami di sini cuma menunggu. Kabarnya Kejaksaan mau ke sini."
(wk/)