Kata-Kata Terakhir WNI yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf Pada Sang Istri
Nasional

Elvian Alvis Repi, salah satu korban sandera, sempat memberikan kata-kata terakhir sebelum hilang komunikasi.

WowKeren - Kapal Brahma 12 dari Indonesia telah dibajak oleh kelompok militan Abu Sayyaf saat melewati perairan Filipina. Sepuluh awak kapal yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini masih berada di tangan para teroris tersebut.

Elvian Alvis Repi, salah satu WNI yang disandera, ternyata sempat berkomunikasi dengan sang istri, Yola, pada Minggu (29/3) lalu. Elvian meminta agar istrinya tak lagi menghubunginya karena ia sedang disandera. Sejak saat itu, Elvian tak lagi memberi kabar.

"Komunikasi terakhir pada saat telepon istri yang isinya, 'Mohon jangan hubungi lagi'," ujar tante Elvian, Sayne Repi, saat ditemui di kediamannya di Jalan Swasembada Barat 17, Jakarta Utara, Selasa (29/3). "Karena saat itu mereka sedang disandera."


Yola pun langsung shock mendengar kabar dari suaminya tersebut. Tapi, ia masih tetap menuruti Elvian untuk tak menghubunginya lagi. Pihak keluarga kini tak mengetahui dimana dan bagaimana keadaan Elvian dan rekan-rekannya.

Namun, perusahaan yang menaungi Elvian sempat memberi informasi jika korban sandera telah lepas dari kapal dan berada di rumah kosong di sebuah pulau. Pihak keluarga pun berterima kasih karena insiden ini mendapat perhatian dari pemerintah.

"Kami sekeluarga sangat berterima kasih, terutama kepada Tuhan karena pemerintah sudah campur tangan dan kami yakin dia pasti bebas," ungkap Sayne. "Kita percaya pemerintah kita luar biasa. Kami punya keyakinan dan punya iman bahwa pemerintah kita mampu untuk membebaskan anak kami."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!