Warga membandingkan cara Presiden Jokowi yang sebelumnya pernah menjadi Gubernur DKI dengan Ahok.
- Tim WowKeren
- Kamis, 31 Maret 2016 - 10:21 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab dipanggil Ahok kini tengah mati-matian ingin membenahi Ibu Kota. Namun, cara yang dipakai Ahok seringkali dinilai masyarakat tak tepat, salah satunya tentang rencana penggusuran.
Mendampingi warga Kelurahan Penjaringan dan Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Marlo Sitompul membandingkan cara Ahok dengan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya pernah menjabat Gubernur DKI. Keduanya dinilai memiliki cara yang berbeda.
"Harusnya ada dialog bersama warga. Kalau mau digusur, warga diajak ngobrol. Kayak Jokowi dulu," ujar Marlo. Warga saat itu menemui Anggota DPRD untuk mengadu tentang rencana penggusuran kawasan pemukiman mereka oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Warga mengungkapkan tak diberi sosialisasi terlebih dahulu tentang penggusuran namun langsung diberi surat peringatan. Pemberitahuan yang dikirim pada 16 Maret lalu itu berbunyi bahwa warga harus membongkar rumahnya dalam waktu 3 x 24 jam.
Setelah itu, pemberitahuan kedua datang lagi pada 22 Maret dan mengharuskan pembongkaran dalam waktu 2 x 24 jam. "Warga tegang, surat imbauan kok ada batas waktu yang akhirnya membuat warga resah," terang Marlo mewakili warga.
"Seandainya digusur, harus direlokasi dekat dengan tempat semula, jangan jauh-jauh," lanjut Marlo. Masalah biaya sewa bulanan, air dan listrik juga harus lebih diperhatikan. "Sudah banyak kejadian warga yang kami dampingi seperti di Rusun Persaki, Rusun Pinus, banyak warga tidak bisa membayar."
(wk/)