Pihak MenPANRB Yuddy Chrisnandi juga telah membantah pernah menginstruksikan surat tersebut.
- Tim WowKeren
- Kamis, 31 Maret 2016 - 22:47 WIB
WowKeren - Beredar sebuah surat dengan kop Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang menyebar di kalangan wartawan. Surat ini langsung membuat heboh karena menyebutkan permohonan MenPANRB Yuddy Chrisnandi agar memfasilitasi anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Hanura, Wahyu Dewanto dan keluarganya saat berkunjung ke Sydney.
Surat tersebut bertanggal 22 Maret 2016 dengan nomor B/1331/S.PANRB/03/2016 dan ditujukan pada Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri. Surat yang beredar tersebut ditandatangani oleh Sekretaris KemenPANRB Dwi Wahyu Atmaji.
Saat hal ini dikonfirmasi pada Wahyu Dewanto, ia langsung membantah keaslian surat tersebut. Wahyu mengungkapkan bahwa surat itu hoax.
"Hati-hati hoax," ujar Wahyu Dewanto pada Kamis (31/3/2016) seperti dilansir Detikcom. "Saya lagi di Rumah Sakit. Senin ya (untuk konfirmasi lebih lanjut). Saya sedang check-up."
Sementara itu, pihak MenPANRB Yuddy Chrisnandi juga mengklarifikasi soal surat tersebut melalui Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB, Herman Suryatman. Herman mengungkapkan bahwa Yuddy tak pernah menginstruksikan surat tersebut.
"Menteri tidak pernah tahu ada surat," ungkap Herman seperti dilansir CNNIndonesia. "Tidak pernah mengarahkan."
"Sekarang sedang didalami kenapa ada surat muncul dengan redaksi macam itu," tambahnya. "(Menteri) tidak pernah instruksikan apapun, jadi dia juga kaget."
Selain itu beredar juga percakapan Yuddy dengan pejabat pemerintahan yang menginstruksikan agar menginvestigasi surat tersebut. "Saya sedang menginvestigasi atas informasi atau arahan siapa surat itu dibuat," kata Yuddy dalam pesan itu. "Ke dalam, usut siapa yang membocorkan."
Soal beredarnya percakapan tersebut, Herman mengaku juga tak tahu siapa yang membocorkannya. "Saya juga masih bingung, kok bisa pembicaraan saya di grup dengan Pak Menteri bocor," tandas Herman.