Kepala PPATK Sebut Dokumen Panama Papers Kemungkinan Besar Benar
Nasional

Kepala PPATK M Yusuf cukup meyakini kebenaran dokumen rahasia Panama Papers.

WowKeren - Data Panama Papers yang terdiri atas 11 juta dokumen memuat 2,061 nama dari Indonesia. Nama-nama tersebut terindikasi telah melakukan tindak penghindaran pajak, pencucian uang hingga penyembunyian harta kekayaan.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi Keuangan (PPATK) M Yusuf cukup meyakini kebenaran data Panama Papers. Yusuf menuturkan sejak 2014 ada kewajiban bagi siapapun termasuk perusahaan yang mengirimkan uang ke luar negeri, atau transaksi uang ke luar, melaporkan transaksinya ke PPATK.

"Nah setiap hari kami bisa menerima 100 ribu sampai 300 ribu laporan untuk pengiriman ke luar negeri," kata Yusuf pada Selasa (5/4) seperti dilansir Kompas. "Artinya kemungkinan besar ada benarnya (laporan Panama Papers), cuma berapanya kami akan telusuri.


Yusuf mengatakan, akan menelusuri laporan investigasi mendalam dari Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ), bersama-sama dengan badan PPATK di negara-negara lain yang tergabung dalam The Egmont Group. Yusuf juga mengatakan, nantinya PPATK akan menelusuri perusahaan-perusahaan milik orang Indonesia di luar negeri, atau kantor-kantor cabang mereka di luar.

PPATK akan memanggil pihak yang bersangkutan untuk verifikasi. "Memang tidak bisa kita pungkiri paska BLBI, itu banyak uang yang tidak kembali. Bank tidak sehat, uang keluar. Kita akan cek laporan ICIJ itu," kata Yusuf.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!