Bos Twitter Tak Ambil Gaji Tapi Terima Hampir Rp 900 M untuk Perlindungan
SerbaSerbi

Sebagai ganti gajinya, Jack mendapatkan USD 68 ribu (Rp 897 juta) dari perusahaan.

WowKeren - Bos Twitter Jack Dorsey menolak diberikan gaji saat dirinya kembali menduduki posisi pimpinan perusahaan tahun lalu. Namun, ada hal lain yang diberikan perusahaan kepada Jack sebagai kompensasi.

Sebagai ganti gajinya, Jack mendapat USD 68 ribu atau sekitar Rp 897 juta dari perusahaan. Jumlah tersebut diberikan kepada pria 39 tahun itu sebagai biaya keamanan rumah dan perlindungan.

Jack memiliki saham sebanyak di Twitter 3,4 persen yang bernilai USD 419 juta atau Rp 5,5 triliun sat penutupan pada Jumat (15/4). Oktober tahun lalu, Jack mengumumkan bahwa ia memberikan sepertiga sahamnya kepada karyawan.


Menurut pengajuan proxy Friday, CFO Twitter Anthony Noto, yang menerima paket total kompensasi USD 72,7 juta (Rp 950 miliar) ketika ia dipekerjakan pada 2014, mendapatkan sekitar USD 150 ribu (Rp 1,9 miliar) biaya relokasi pada 2015. Mantan banker Wall Street ini dipindahkerjakan dari San Francisco bay Area ke Twitter.

Gaji pokok Noto yang pada 2014 senilai USD 124 ribu (Rp 1,6 miliar) meningkat sampai USD 250 ribu (Rp 3,3, miliar) tahun lalu. Sementara saham Twitter berbanding terbalik dengan upah yang diterimanya, menurun 35 persen pada 2015.

Satu pengajuan menarik lainnya datang dari Mantan CEO Dick Costolo dan mantan kepala produk Kevin Weil. Ia menerima kompensasi layanan mobil pribadi, masing-masing senilai USD 41 ribu (Rp 549 juta) dan USD 69 ribu (Rp 910 juta).

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!